Cara Menghitung Bunga di Bank Simpanan Secara Lengkap

Infoyunik.comCara menghitung bunga di bank simpanan perlu sangat dipahami oleh investor yang ingin menempatkan dananya di deposito. Deposito adalah salah satu instrumen investasi yang begitu familiar bagi masyarakat indonesia.

Resiko yang sangat kecil dengan tingkat bunga yang kecil dengan tingkat yang datar membuat deposito menjadi pilihan yang paling utama untuk tipe investor pasif.

Meski sudah familiar, banyak orang yang sudah tidak tahu cara menghitung bunga deposito. Lalu bagaimana cara menghitung bunga deposito? Untuk lebih jelasnya lagi kamu bisa simak artikelnya dibawah ini.

Apa itu Bunga Tabungan

Bunga tabungan adalah keuntungan dalam jumlah tertentu yang harus dibayarkan bank kepada para nasabahnya sebagi timbal balik atas simpanan mereka.

Jika bunga ini akan diberikan dalam jangka waktu tertentu, mulai dari perbulan atau pertahun. Dengan kata lain ini akan menjadi keuntungan bagi nasabah.

Persentase bunga yang diterima berbeda-beda, tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Selain itu nominal yang akan didapatkan oleh setiap nasabah berbeda, dihitung berdasarkan jumlah saldo tabungan, jangka waktu serta persentase bunga.

Cara Menghitung Bunga Deposito di Bank Simpanan

Berikut cara menghitung bunga di bank yang perlu kamu ketahui, antara lain:

1. Keuntungan Bunga

Keuntungan bunga deposito = (Suku bunga deposito x nominal uang yang ditanamkan x jumlah hari menyimpan uang) : 365

2. Pajak

Pajak deposito = Tarif pajak x bunga deposito sesuai pp nomor 131 tahun 2000, pajak 20% untuk deposito berlaku untuk dana deposito di atas Rp. 7,5 juta.

Adapun untuk dana di bawah Rp. 7,5 juta tidak diberlakukan pajak 20%. Dengan itu perhitungan tidak dikenai pajak deposito.

3. Pengembalian

Pengembalian deposito = Nominal investasi + (Keuntungan bunga deposito – Pajak deposito) Cara menghitung bunga deposito Rp. 10 juta.

Berikut ini adalah contoh untuk cara menghitung bunga deposito Rp. 10 juta dengan bunga 5%. Keuntungan bunga deposito ini = (5% x 10.000.000 x 30) : 365 = 41.095. Namun kamu perlu dihitung terlebih dahulu pajak deposito. Pajak deposito = 20% x 41.095 = 8.219.

Namun sehingga bunga deposito yang didapatkan adalah Rp. 41.095 – Rp. 8.219 = Rp. 32.875. Jadi penghasilan dari bunga deposito kamu yaitu Rp. 32.877 perbulan. Untuk itu cara menghitung bunga deposito dan ilustrasi untuk cara menghitung bunga deposito Rp. 10 juta.

Pentingnya Menghitung Bunga Pinjaman Bank

Pentingnya Menghitung Bunga Pinjaman Bank

Tidak banyak nasabah atau masyarakat yang mengetahui bahkan mengerti cara menghitung bunga bank. Mungkin banyak nasabah yang menganggap bahwa hitungan tersebut bukan menjadi urusannya.

Padahal mengetahui cara menghitung bunga bank juga sangat penting bagi calon nasabah. Prinsip dari perhitungan bunga bank akan berpengaruh dengan total nilai pinjaman.

Sebelum pengajuan kredit disetujui oleh bank, biasanya nasabah hanya berpikir berapa persen bunga yang diberikan bank hingga berapa besaran angsuran yang perlu dibayarkan setiap bulan.

Jarang ada nasabah yang berpikir cara menghitung bunga kredit yang nantinya akan dikenanakan padanya. Namun sebenarnya kenapa harus mengetahui cara menghitung bunga pinjaman bank?

Jika nasabah tahu dan paham cara menghitung bunga bank, maka nasabah juga bisa memilih bank mana yang dinilai sesuai dengan harapan.

Pengetahuan mengenai cara menghitung pinjaman bank bisa membuat calon nasabah terhindar dari bunga pinjaman yang dianggap dapat memberatkannya.

Persyaratan Simpanan Tabungan

Menabung di bank memerlukan beberapa persyaratan. Tujuan persyaratan ini adalah agar pelayanan yang diberikan kepada para nasabah menjadi sempurna.

Persyaratan akan memberikan keamanan dan kemudahan serta keuntungan bagi bank maupun nasabah. Penyelenggaraan tentang tabungan ditentukan oleh bank dengan mengikuti ketentuan bank indonesia.

Pengaturan sendiri oleh masing-masing bank agar tabungan ini dibuat semenarik mungkin sehingga, nasabah bank tertarik untuk menabung di bank yang kamu inginkan. Berikut persyaratan simpanan tabungan:

1. Bank Penyelenggara

Bank yang dapat menyelenggarakan tabungan adalah bank pemerintah maupun bank swasta dan semua bank umum hingga bank perkreditan rakyat (Bpr) kecuali bank asing.

2. Penabung

Untuk syarat-syarat menabung tergantung bank yang bersangkutan. Seperti prosedur yang harus dipenuhi yakni jumlah setoran atau penarikan, umur penabung, alamat penabung dan lain-lain.

3. Jumlah Setoran

Untuk setoran minimal waktu pertama kali menabung maupun setoran selanjutnya serta jumlah minimal yang harus tersedia di buku tabungan, juga terserah kepada bank penyelenggara.

Baca Juga:  Syarat dan Cara Transfer Uang Lewat Alfamart Terbaru

4. Pengambilan Tabungan

Merupakan jumlah maksimal yang harus ditarik yakni tidak melebihi saldo minimal dan frekuensi penarikan dalam setiap harinya, apakah setiap saat atau setiap hari tergantung bank yang bersangkutan.

5. Bunga dan Insentif

Besarnya bunga tabungan dan cara perhitungan bunga didasarkan pada bunga harian, saldo rata-rata atau saldo terendah diserahkan kepada bank bank penyelenggara.

Begitu pula dengan insetif baik berupa hadiah, cedramata dan lainnya dengan tujuan untuk menarik nasabah agar menabung.

6. Penutupan Tabungan

Syarat-syarat untuk menutup rekening tabungan dapat dilakukan oleh bank atau dilakukan nasabah sendiri atau ditutup oleh bank dengan alasan tertentu.

Jenis Bunga Bank

Jenis Bunga Bank

Jenis bunga bank juga terdiri dari beberapa jenis, seperti bunga tetap, bunga mengambang, bunga flat, bunga efektif dan bunga anuitas.

Dari beberapa jenis bunga pinjaman bank tersebut yang umum digunakan di masyarakat merupakan bunga flat dan bunga efektif, antara lain yakni:

1. Tetap

Secara bentuk, tetap atau yang biasa dikenal dengan suku bunga tetap adalah suku bunga yang memiliki sifat dan tidak berubah sampai jangka waktu atau sampai dengan tanggal jatuh tempo (Selama jangka waktu kredit).

Hal itu dapat dicontohkan pada bunga program kredit perumahan rakyat (Kpr) Rumah murah atau rumah bersubsidi yang menerapkan suku bunga tetap. Selain itu, suku bunga tetap juga dapat digunakan dalam kredit kendaraan bermotor juga.

2. Mengambang

Nilai suku bunga mengambang atau yang dikenal juga dengan floating adalah suku bunga yang selalu berubah mengikuti suku bunga di pasaran.

Jika suku bunga di pasaran naik, maka suku bunganya juga ikut naik, begitu sebaliknya. Misalnya adalah suku bunga kpr untuk periode tertentu.

Contohnya untuk dua tahun pertama diberlakukan suku bunga tetap, namun periode selanjutnya menggunakan suku bunga mengambang.

3. Flat

Suku bunga flat adalah suku bunga yang perhitungannya mengacu pada jumlah pokok pinjaman di awal untuk setiap periode cicilan.

Cara menghitungnya juga sangat sederhana dibandingkan dengan suku bunga lainnya, sehingga umumnya digunakan untuk kredit jangka pendek untuk barang-barang konsumsi seperti handphone, peralatan rumah tangga, motor atau kredit tanpa agunan (Kta)

4. Efektif

Suku bunga efektif adalah suku bunga bulanan yang dihitung dari jumlah pokok pinjaman yang tersisa saat utang dibayar.

Semakin rendah pokok pinjaman, semakin rendah suku bunga yang disyaratkan. Nasabah percaya bahwa suku bunga efektif lebih adil daripada suku bunga flat. Hal ini karena suku bunga flat hanya dihitung dari jumlah awal pokok pinjaman.

Rumus untuk menghitung bunga. Hal ini dapat diilustrasikan dengan sebuah bank yang menawarkan kredit sebesar Rp. 15 juta selama periode 10 bulan dengan suku bunga 10% per tahun (Efektif). Asumsikan bahwa suku bunga tetap konstan (tetap) sepanjang periode kredit.

5. Anuitas

Bunga bank ini mengatur besarnya angsuran pokok dan bunga yang dibayarkan setiap bulannya menjadi sama. Porsi bunga pada periode awal sangat besar dalam perhitungan anuitas, sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil.

Keadaan akan berbalik menjelang akhir periode kredit. Porsi angsuran pokok akan sangat besar, sedangkan porsi bunga akan berkurang secara signifikan. Kredit jangka panjang, seperti KPR atau kredit investasi, biasanya tunduk pada sistem bunga anuitas ini.

Fungsi Bunga Bank

Bunga bank berfungsi sebagai sumber pendapatan bagi bank. Misalnya, ketika bank memberikan bantuan berupa kredit yang dapat dipinjam dengan syarat dan ketentuan khusus nasabah.

Kredit yang dipinjam ini akan dibayar kembali kepada bank dengan angsuran bulanan ditambah dengan suku bunga yang telah disepakati kedua belah pihak pada saat perjanjian pinjaman. Alhasil, bunga cicilan kredit bisa menjadi masukan bersih bagi bank.

Tanya Jawab

Berikut ini adalah tanya jawab seputar cara menghitung bunga di bank simpanan, yakni:

Berapa Bunga Simpanan di Bank?

Berapa tingkat pengembalian tabungan bank? Suku bunga tabungan di Indonesia biasanya kurang dari 1% per tahun. Ada yang lebih besar dari 1%, tetapi tidak lebih besar dari 2%. Besarnya ditentukan oleh kebijakan masing-masing bank.

Berapa Bunga Deposito Uang 10 Juta?

Suku bunga bulanan untuk deposito Rp10 juta akan berbeda antar bank. Suku bunga deposito Rp10 juta di BRI adalah 3,25 persen. Suku bunga deposito di BCA untuk Rp10 juta adalah 2,85 persen.

Baca Juga:  Apa itu Dana Premium? Cara Upgrade dan Kelebihannya

Suku bunga deposito Rp10 juta di Mandiri adalah 3,00 persen. Sementara itu, suku bunga deposito di BNI sebesar 3,25 persen untuk Rp10 juta.

Apa yang Dimaksud Dengan Bunga Simpanan?

Bunga deposito merupakan biaya yang dibebankan oleh bank kepada nasabah sebagai imbalan atas jasa nasabah dalam menyimpan uangnya di bank.

BACA JUGA:

Buka Rekening Mandiri Online Lewat Hp Tanpa ke Bank
Kode Bank Mandiri Syariah Terbaru, Ini Cara Transfernya!
Cara Daftar Internet Banking Bri di Https Ib Bri Co ID

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan apakah kamu sudah paham cara menghitung bunga di bank simpanan? Sebelum kamu melakukan pinjaman kamu harus mempertimbangkan dengan secara baik dengan kondisi keuangan yang secara mendalam. Agar kamu tidak merasa kebingunan dan mengelola keuangan bisa dilakukan dengan baik.

Kamu juga bisa membaca beberapa artikel lainnya pada web kita, ada banyak kategori bacaan seperti Daftar Harga, Review, Info Unik, Tips, Teknologi, dll, yuk kunjungi website InfoYunik dan temukan informasi yang kamu butuhkan.