4 Cara Mengurus ATM BNI Hilang Tanpa Ribet!

Infoyunik.com – Kartu kredit atau kartu ATM BNI kamu hilang? Jangan panik! Kamu bisa langsung segera blokir dan melihat cara mengurus ATM BNI hilang ada dibawah ini. Terlebih ATM ini menjadi alat pembayaran yang sering digunakan sehari-hari.

Jadi jika kartu kamu hilang, kamu pasti akan kesulitan untuk melakukan berbagai transaksi. Meski kamu tetap bisa menggunakan Mobile Banking.

Tapi kamu tetap harus urus kartu ATM yang hilang agar tujuanya agar data kamu tetap aman, jika kartu kamu ditemukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Kenapa tidak perlu panik? Karena selain kartu ATM yang dilengkapi nomor rahasia alias PIN, layanan call center bank juga sangat mudah untuk kamu hubungi.

Hanya dengan menggunakan telepon kamu tidak perlu datang ke kantor cabang bank, kamu sudah bisa memintanya untuk memblokir.

Dengan begitu kartu ATM BNI ini tidak bisa orang lain gunakan. Walaupun orang itu mengetahui PIN kamu. Otomatis saldo dalam rekening kamupun juga akan aman.

Pada dasarnya cara mengurus ATM yang hilang tidak serumit apa yang kamu bayangkan ko dan kebanyakan jenis bank ini juga mempunyai cara yang sama dalam pengurusan kehilangan ATM.

Namun tentu ada beberapa yang membedakan contohnya syarat-syarat yang kamu butuhkan. Nah untuk lebih jelasnya lagi kamu bisa simak artikelnya dibawah ini.

Syarat Syarat yang Dibutuhkan

Syarat – Syarat yang Dibutuhkan

Persyaratan yang kamu butuhkan juga tidak serumit atau sebanyak yang kamu pikirkan. Berikut ini adalah syarat-syaratnya yang dibutuhkan jika ingin mengurus ATM BNI, antara lain:

  1. Prasyarat pertama adalah kartu identitas yang valid. Bisa berupa KTP, SIM, atau bahkan paspor. Jika memungkinkan, gunakan kartu identitas yang sama dengan yang kamu gunakan untuk membuka rekening.
  2. Kedua, buku tabungan yang kartu ATM-nya salah tempat.
  3. Ketiga, simpan sejumlah kecil uang, setidaknya Rp15.000, untuk berjaga-jaga.
  4. Keempat, surat keterangan kehilangan dari kantor polisi.

Cara Mengurus ATM BNI Hilang

Cara Mengurus ATM BNI Hilang

Berikut ini adalah beberapa cara mengurus ATM BNI hilang yang perlu kamu ketahui:

1. Segera Datangi Kantor Cabang BNI Terdekat dan Buat Laporan Kehilangan

Langkah awal dalam menangani ATM BNI yang hilang adalah dengan mendatangi kantor cabang BNI terdekat. Selama perjalanan, kamu juga dapat melapor ke kantor pusat BNI dengan menghubungi call center di 1500046, yang akan langsung memblokir kartu yang hilang.

Apakah perlu mengajukan pengaduan polisi terlebih dahulu? Tidak perlu! Nasabah yang melaporkan pencurian kartu ATM-nya kini dapat dilayani oleh BNI tanpa harus ke kantor polisi.

Jadi, kamu tinggal datang ke kantor cabang BNI dan menandatangani surat pernyataan kehilangan di atas materai. Bagaimana format pernyataannya?

BNI sudah memberikan formulir pernyataan tersebut. Jadi kamu tidak sulit dalam hal pelaporan dan sangat memudahkan konsumen, bukan?

2. Buat Kartu Baru dan Lengkapi Persyaratannya

Melakukan penggantian kartu ATM BNI baru adalah solusi terbaik untuk mengatasi ATM BNI yang hilang. Saat pertama kali mengajukan permohonan, kamu akan diminta untuk memenuhi prasyarat.

Alasannya karena pihak bank masih membutuhkan informasi nasabah yang akurat. Agar data dapat terekam kembali ke dalam sistem. Berikut data dan persyaratan yang harus disiapkan:

  • Buku tabungan BNI.
  • Kartu identitas elektronik asli.
  • Jika kamu tidak memiliki E-KTP, kamu harus melaporkan kehilangan ke kantor polisi untuk menghindari penipuan atas nama kamu.

3. Tidak Perlu Datang ke Cabang Asal Pembuatan Rekening

Saat kamu membuat rekening, data kamu tercatat di cabang asal. Ketika kartu ATM BNI kamu hilang, kamu tidak perlu datang ke cabang asal untuk menggantinya.

Akibatnya, tidak ada pemberitahuan bahwa kartu ATM BNI yang hilang hanya boleh diganti di cabang asal saat pembukaan rekening BNI.

Karena BNI berusaha memberikan kemudahan bagi nasabahnya, maka pengurusan kartu ATM BNI yang hilang dapat dilakukan di cabang manapun.

Jadi, jika kamu membuat rekening di cabang Surabaya dan kemudian hilang di Jakarta, kamu tidak perlu kembali ke cabang Surabaya.

Kamu hanya perlu pergi ke bank BNI setempat, menyelesaikan dokumen, dan menggantinya dengan kartu ATM baru.

4. Sediakan Biaya Ganti Kartu Hilang

Selain itu, kamu hanya membayar biaya untuk mengganti kartu ATM BNI kamu yang hilang dengan yang baru. Seolah-olah kamu hanya membayar untuk mendapatkan kartu baru.

Biaya penggantian kartu kini berkisar antara Rp15.000 hingga Rp25.000, tergantung jenis kartu yang hilang atau digunakan. Menurut informasi, daftar biaya penggantian kartu yang hilang berdasarkan jenisnya, antara lain yakni:

  • Rp.15.000 untuk kartu GPN.
  • Rp.20.000 untuk kartu jenis gold.
  • Rp.25.000 untuk kartu jenis platinum.

Jenis Jenis Kartu Debit BNI dan Biaya

Jenis-Jenis Kartu Debit BNI dan Biaya

Tergantung kebutuhan kamu, baik kartu debit BNI atau kartu ATM BNI. Karena Bank Negara Indonesia (BNI) menyediakan berbagai macam kartu debit, mulai dari Silver, Gold hingga Platinum.

Kartu debit BNI merupakan salah satu layanan yang tersedia bagi seluruh nasabah BNI dengan rekening BNI Taplus dan Taplus Bisnis.

Nasabah Bank BNI dapat menggunakan kartu ATM-nya di ATM Link karena bank tersebut merupakan anggota Himpunan Bank Negara (Himbara) (Yang memiliki logo Link yang melekat pada mesinnya).

Apakah ada perbedaan antara kartu debit dan kartu ATM BNI? Kartu ATM BNI nasabah pada dasarnya sama dengan kartu debit BNI.

Karena kartu debit dan kartu ATM BNI sama, maka keduanya dapat digunakan untuk bertransaksi melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Baca Juga:  Cara Aktivasi Kartu Kredit Bri Secara Mudah dan Aman

Atau Electronic Data Capture (EDC). Berikut ini adalah jenis-jenis kartu debi BNI dan biaya yang perlu kamu ketahui, antara lain yakni:

1. Mastercard Silver

Pilihlah kartu BNI Mastercard Silver ini jika kamu tidak ingin membayar biaya kartu bulanan yang tinggi. Biaya bulanan untuk kartu ATM BNI Mastercard Silver adalah Rp4.000.

Dengan biaya semurah itu, kamu tidak bisa mengharapkan kartu ini sebagus kartu ATM BNI Gold atau Platinum. Adapun biaya-biaya yang terkait dengan kartu ATM BNI Silver adalah sebagai berikut yakni:

  • Dikenakan biaya administrasi bulanan sebesar Rp. 4.000.
  • Limit penarikan ATM sebesar Rp. 5.000.000.
  • Limit transfer antar rekening Rp. 50.000.000.
  • Batas transfer antar bank Rp. 10.000.000.
  • Transaksi belanja Rp. 10.000.000.
  • Denda tunggakan biaya administrasi Rp. 10.000.

2. Gold

Biaya administrasi untuk kartu BNI Mastercard Gold adalah Rp7.500 setiap bulannya, lebih besar dari harga kartu BNI Mastercard Silver.

Ada berbagai keuntungan membayar biaya yang lebih besar dari segi fee yang didapatkan oleh pengguna kartu ATM ini. Berikut ini adalah daftar biaya yang terkait dengan kartu ATM BNI Gold yang perlu kamu ketahui, yakni:

  • Dikenakan biaya administrasi bulanan sebesar Rp. 7.500.
  • Limit penarikan tunai ATM Rp. 15.000.000.
  • Limit transfer antar rekening Rp. 100.000.000.
  • Batas transfer antar bank Rp. 25.000.000.
  • Limit untuk belanja Rp. 50.000.000.
  • Denda tunggakan biaya administrasi Rp. 10.000.

Platinum

3. Platinum

Kartu BNI Mastercard Platinum memiliki biaya administrasi yang lebih tinggi, yaitu Rp10.000 per bulan dibandingkan kedua kartu BNI di atas.

Tentu saja, dengan biaya administrasi yang tinggi tersebut, ada keuntungan yang dapat diakses secara eksklusif dengan kartu ini. Biaya-biaya yang terkait dengan kartu ATM BNI Mastercard Platinum adalah sebagai berikut ini:

  • Dikenakan biaya administrasi bulanan sebesar Rp. 10.000.
  • Limit penarikan tunai ATM Rp. 15.000.000
  • Limit transfer antar rekening Rp. 100.000.000
  • Batas transfer antar bank Rp. 50.000.000.000
  • Untuk belanja Rp. 100.000.000
  • Denda tunggakan biaya administrasi Rp. 10.000

4. GPN Chip

Bank BNI sudah mulai menerbitkan kartu BNI GPN sebagai hasil dari penggelaran Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN.

Kartu ATM BNI GPN ini memiliki biaya administrasi sebesar Rp4.000. Biaya-biaya lain yang dikenakan pada kartu ATM BNI GPN adalah sebagai berikut.

  • Dikenakan biaya administrasi bulanan sebesar Rp. 4.000.
  • Limit penarikan ATM Rp. 15.000.000.
  • Batas transfer antar rekening Rp. 100.000.000.
  • Batas transfer antar bank Rp. 50.000.000.000
  • Transaksi belanja Rp. 100.000.000
  • Denda tunggakan biaya administrasi Rp. 10.000

Mastercard Garuda

5. Mastercard Garuda

Selain kartu debit yang disebutkan di atas, BNI menawarkan kartu BNI Mastercard Garuda. Untuk rekening Taplus BNI dan TABI, biaya administrasi untuk kartu ATM BNI Mastercard Garuda ini adalah Rp10.000.

Berikut ini adalah daftar biaya tambahan yang terkait dengan kartu ATM BNI Mastercard Garuda yang perlu kamu ketahui, antara lain:

  • Dikenakan biaya administrasi bulanan sebesar Rp. 10.000.
  • Limit penarikan tunai ATM Rp. 15.000.000
  • Limit transfer antar rekening Rp. 100.000.000
  • Batas transfer antar bank Rp. 50.000.000.000
  • Untuk transaksi belanja Rp. 100.000.000
  • Untuk penggantian kartu Rp. 25.000

6. Citilink

Selain kartu ATM BNI Mastercard Garuda, BNI juga menawarkan kartu BNI Mastercard Citilink yang merupakan produk hasil kerja sama antara BNI dengan Citilink Indonesia.

Kartu ATM BNI Mastercard Citilink ini memiliki biaya administrasi sebesar Rp10.000. Berikut ini adalah daftar biaya tambahan yang terkait dengan kartu ATM BNI Mastercard Citilink.

  • Biaya administrasi bulanan Rp. 7.500 (Taplus Muda) Rp. 10.000 (Taplus)
  • Limit penarikan tunai di ATM sebesar Rp. 15.000.000
  • Batas transfer antar rekeningRp. 100.000.000
  • Batas transfer antar bank Rp. 25.000.000 (Taplus Muda) Rp. 50.000.000 (Taplus)
  • Transaksi belanja Rp. 50.000.000 (Taplus Muda) Rp. 100.000.000 (Taplus)
  • Untuk penggantian kartu Rp. 25.000.

7. Taplus Muda

Jenis ini hanya tersedia untuk anggota akun BNI Taplus Muda. Bagi yang belum tahu, ini adalah rekening untuk nasabah berusia 17 hingga 35 tahun.

Salah satu keunggulannya adalah setoran awal yang lebih kecil (Rp100.000) dan grafis kartu ATM yang menarik secara visual. Kartu ATM BNI Taplus Muda hadir dalam tiga jenis.

Ada tiga jenis kartu ATM, yaitu normal, musik, dan sport. Kamu juga dapat menggunakan foto pribadi kamu sendiri jika kamu mencetaknya di tempat khusus. Inilah sebabnya mengapa biaya untuk penerbitan dan penggantian kartu agak lebih tinggi.

  • Rp25.000,00 (Dipersonalisasi).
  • Untuk penggantian jika rusak atau hilang Rp. 25.000,00.
  • Biaya administrasi bulanan sebesar Rp. 4.000,00.
  • Batas penarikan tunai per hari Rp. 5.000.000,00.
  • Batas pembayaran belanja Rp. 10.000.000,00 per hari.
  • Batas maksimum transfer harian antar BNI adalah Rp. 10.000.000,00.
  • Batas maksimum transfer harian ke bank lain adalah Rp. 10.000.000,00.

Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu ATM

Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu ATM

Setiap orang biasanya menggunakan kartu ATM untuk bertransaksi agar lebih mudah dan cepat. Sayangnya, banyak kelompok kriminal yang mengintai, membuat penggunaan kartu ATM menjadi tidak aman.

Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati saat menggunakan kartu ATM. Berikut adalah lima petunjuk yang perlu diingat saat menggunakan kartu ATM yang perlu kamu ketahui, antara lain:

1. Waspada Dengan Orang Baru

Sebaiknya berhati-hati terhadap orang asing saat memasuki pusat ATM. Jangan lengah, terutama saat berbicara, karena orang tersebut mungkin memiliki motif jahat.

Untuk mencegah penjahat yang mengintai, kamu harus mempercepat dan menghindari mengambil uang di tempat yang damai. Karena kejahatan dapat terjadi kapan saja, kamu dan uang kamu akan aman dengan cara ini.

Baca Juga:  Begini Cara Tarik Tunai LinkAja di Alfamart

2. Periksa Tempat Memasukkan Kartu ATM

Pastikan tidak ada benda lain, seperti plastik, di dalam lubang sebelum memasukkan kartu ATM. Hal ini disebabkan karena kartu ATM kamu mungkin dipindai di dalam plastik dan digunakan oleh penjahat.

Karena penyerang sudah memiliki duplikat kartu kamu, saldo ATM kamu mungkin tersedot dengan cara ini. Jangan memberi kesempatan kepada penjahat untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

3. Pastikan PIN Tetap Rahasia

Tutupi PIN kamu dengan tangan kamu saat memasukkannya ke dalam mesin. Jangan memberitahukan PIN ATM kamu kepada siapa pun karena PIN tersebut dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.

Bahkan anggota keluarga kamu pun tidak boleh mengetahui PIN ATM kamu demi keselamatan kamu sendiri, apalagi keselamatan orang lain. Tetaplah waspada di mana pun kamu berada demi kebaikan kamu sendiri.

Tidak Sembarangan Melakukan Transaksi Debit

4. Tidak Sembarangan Melakukan Transaksi Debit

Jika kamu tidak memiliki uang tunai, tidak masalah untuk menggunakan kartu debit kamu gunakan saja di lokasi yang disetujui dan memiliki reputasi baik.

Jika kamu tidak yakin, yang terbaik adalah membatalkan keinginan kamu untuk menggunakan kartu debit karena seseorang mungkin memiliki motif jahat dan saldo ATM kamu bisa lenyap.

Pelajarannya adalah kamu harus selalu waspada setiap saat dan di semua tempat karena kejahatan dapat terjadi di mana saja.

5. Transaksi Pakai Uang Tunai Saja

Setiap orang biasanya menggunakan kartu ATM untuk bertransaksi agar lebih mudah dan cepat. Sayangnya, banyak kelompok kriminal yang mengintai, membuat penggunaan kartu ATM menjadi tidak aman.

Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati saat menggunakan kartu ATM. Berikut adalah lima petunjuk yang perlu diingat saat menggunakan kartu ATM.

Tanya Jawab Cara Mengurus ATM BNI Hilang

Berikut ini adalah tanya jawab seputar cara mengurus ATM BNI hilang, yakni:

1. Mengurus ATM Hilang Apakah Bisa Diwakilkan?

Bahkan dalam situasi ATM yang hilang, bank masih dapat diwakili atau disetujui oleh orang lain.

2. Apa Ciri2 ATM Terblokir?

Berikut ini adalah ciri-ciri ATM yang terblokir. Mesin ATM tidak akan dapat memproses segala jenis transaksi. Jika ATM telah diblokir, kamu akan ditolak saat mencoba melakukan transaksi menggunakannya. Layar ATM akan menampilkan pesan penolakan yang menginformasikan bahwa ATM kamu telah diblokir.

3. Kenapa Saya Tidak Bisa Menarik Uang di ATM BNI?

Alasannya adalah karena kartu ATM BNI telah dinonaktifkan. Kamu mungkin tidak dapat menarik uang dari mesin ATM jika kartu kamu dinonaktifkan.

Kartu ATM menjadi nonaktif ketika kartu tersebut salah tempat atau ketika terjadi transaksi yang meragukan tanpa sepengetahuan kamu.

BACA JUGA:

Cara Transfer Melalui M Banking Bca Secara Mudah
Kode Bank Mandiri Syariah Terbaru, Ini Cara Transfernya!
Cara Menghitung Bunga di Bank Simpanan Secara Lengkap

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa cara diatas dapat menjadi paduan kamu dalam mengatasi kehilangan kartu BNI kamu. Langkahnya cukup mudah bukan, kamu hanya tinggal mengikuti dan mempraktekannya langsung.

Kamu juga bisa membaca beberapa artikel lainnya pada web kita, ada banyak kategori bacaan seperti Daftar Harga, Review, Info Unik, Tips, Teknologi, dll, yuk kunjungi website InfoYunik dan temukan informasi yang kamu butuhkan.