Menguak Sejarah di Balik Terciptanya Mie Instan

Hampir semua orang pernah mencicipi kelezatan mie instan. Ya, tidak dapat dielakkan lagi bahwa mie instan terkadang menjadi salah satu pilihan makanan untuk dikonsumsi karena proses pembuatannya yang cepat. Terlebih lagi untuk anak kos yang malas membeli makanan di luar, biasanya mereka sudah menyediakan stok mie instan untuk dikonsumsi. Cara pengolahan mie instan cukup praktis hanya perlu menambahkan air panas dan memasukkan bumbu-bumbu yang sudah tersedia di dalamnya maka dalam waktu beberapa menit, mie instan siap disantap. Namun, tahukah anda bagaimana sejarah di balik terciptanya mie instan ini? Untuk anda yang penasaran, berikut ini adalah ulasan mengenai sejarah terciptanya Mie Instan.

Mie instan pertama kali diciptakan oleh Mamofuku Ando. Ia merupakan pria berkebangsaan Jepang yang lahir di Taiwan pada tahun 1911. Dirinya pertama kali membuat mie instan pada tahun 1958. Usahanya tersebut dapat dikatakan sukses dan berhasil yang membuat ia mendirikan sebuah perusahaan Nissin Foods. Chicken Ramen rasa ayam menjadi produksi pertama dari perusahaannya tersebut. Kemudian pada tahun 1971, usaha tersebut semakin berkembang dan berhasil untuk memproduksi mie dalam gelas yang diberi merk Cup Noodle. Baca lebih lajut →

Menguak Sejarah Lagu Lingsir Wengi

Siapa yang tak kenal lagu lingsir wengi? Lagu ini menjadi fenomenal ketika dinyayikan oleh Julie Estelle yang berperan sebagai Samantha dalam sebuah film Kuntilanak. Kemudian terciptalah sebuah opini di masyarakat bahwa lagu tersebut berbau mistik dan negatif.  Banyak orang yang percaya bahwa lagu tersebut bisa dijadikan lagu untuk memanggil makhluk halus. Hal itu semakin diperkuat dengan adanya cerita dari sebagaian orang yang didatangi kuntilanak setelah menyanyikan lagu itu. Namun, benarkah lagu ini mengandung aura magis untuk memanggil kuntilanak? Bagaimanakah cerita dibalik sejarah terciptanya lagu ini? Berikut ini adalah ulasannya.

Lagu lingsir wengi adalah sebuah lagu yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga ini lahir sekitar tahun 1450 SM dengan nama kecil Raden Said. Beliau merupakan salah satu wali yang menyebarkan ajaran Islam. Hal-hal unik terus dilakukan oleh Sunan Kalijaga untuk menarik masyarakat memeluk agama Islam melalui yaitu media budaya Jawa seperti wayang kulit, seni ukir, gamelan dan lain sebagainya. Salah satu caranya berdakwah adalah lewat lagu lingsir wengi ini. Pada dasarnya, lagu lingsir wengi ini diciptakan sebagai penolak bala godaan makhluk halus. Bukan seperti persepsi yang beredar di masyarakat yang menyatakan lagu ini pengundang makhluk halus. Baca lebih lajut →

Sejarah Asal Mula Kesenian Reog Ponorogo

Kesenian Reog Ponorogo cabang dari tarian tradisonal yang berasal dari Jawa Timur. Tarian ini yang diperkirakan sudah ada sekitar abad ke-15, tepatnya ketika masa terakhir dari kerajaan Majapahit. Pada awalnya, tarian ini merupakan sindirian atas ketidakmampuan dari Bhre Kertabhumi dalam memimpin Majapahit kala itu. Lalu, bagaimana sebenarnya asal mula dari kesenian Reog Ponorogo ini? Berikut adalah ulasan lengkap mengenai asal mula serta perkembangan dari Reog Ponorogo ini.

Ada lima versi mengenai asal mula kesenian Reog Ponorogo ini. Adapun salah satu cerita yang paling terkenal dari kelima cerita tersebut adalah ketika salah satu abdi yang bernama Ki Ageng Kutu berniat untuk melakukan pemberontakan kepada pimpinan Majapahit yang pada saat itu dijabat oleh Bhre Kertabhumi. Kejadian yang terjadi pada abad ke-15 tersebut dilatarbelakangi oleh murkanya Ki Ageng Kutu kepada istri sang Raja yang berasal dari Tiongkok. Hal tersebut dikarenakan dirinya merasa istri sang raja mempunyai pengaruh yang kuat terhadap raja. Selain itu, dirinya juga merasa bahwa raja hanya diam saja terhadap tindakan korupsi yang dilakukan oleh pemerintahan Majapahit kala itu. Pada saat itu, diramalkan bahwa Majapahit akan segera berakhir dalam waktu cepat atau lambat. Baca lebih lajut →

Sejarah Asal Mula Kesenian Wayang Kulit

Wayang kulit adalah kesenian tradisional Indonesia yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat jawa. Kesenian ini banyak ditampilkan ketika ada sebuah perhelatan seperti pesta dan sebagainya. Ternyata, wayang kulit tidak hanya dijadikan sebagai sebuah pertunjukan melainkan juga digunakan sebagai media untuk permenungan menuju roh spiritual para dewa.

Wayang kulit diyakini sebagai awal dari berbagai jenis wayang yang berkembang saat ini. Wayang jenis ini terbuat dari lembaran kulit kerbau yang sudah dikeringkan sebelumnya. Wayang kulit dibentuik sedemikian rupa agar membuat geraknya menjadi dinamis. Baca lebih lajut →

Sejarah Peristiwa G30S/PKI

Gerakan 30 September atau sering disingkat G30S/PKI merupakan peristiwa sejarah yang begitu membekas di hati bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, sebanyak tujuh perwira tinggi militer Indonesia tewas mengenaskan setelah diculik dan dibunuh. Mereka hilang pada selepas malam tanggal 30 September 1965 dan ditemukan tewas pagi harinya. Sejarah tersebut juga dikenal dengan nama Gerakan 30 September atau disingkat Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) dan Gestok (Gerakan Satu Oktober).

Pelaku diduga merupakan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) kala itu. Namun, benar atau tidaknya dugaan tersebut masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini. Sebelum terjadinya peristiwa G30S/PKI, Partai Komunis Indonesia (PKI) tercatat sebagai Partai Komunikasi yang paling besar di dunia tanpa menghitung partai komunis yang ada di Uni Soviet maupun Tiongkok. Pada tahun 1965 tercatat 3,5 juta orang menjadi anggota partai ini. Jumlah tersebut belum termasuk 3 juta jiwa yang menjadi pergerakan pemuda. Partai ini mempunyai pengaruh yang cukup besar sehingga membuat anggotanya terus bertambah hingga mencapai 20 juta anggota termasuk pendukungnya. Baca lebih lajut →