Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Panduan Lengkap dan Efektif

Dalam dunia profesional, kesan pertama sangat penting. Salah satu cara untuk memberikan kesan yang kuat adalah melalui contoh surat lamaran kerja tulis tangan. Di era digital ini, meskipun lamaran elektronik lebih umum, surat lamaran tulis tangan masih memiliki tempat tersendiri dan bahkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelamar.

Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang contoh surat lamaran kerja tulis tangan, mulai dari elemen-elemen penting, tips memilih alat tulis dan kertas, contoh-contoh surat lamaran yang efektif, hingga prosedur penulisan dan pengiriman. Pembahasan juga mencakup kesalahan umum yang perlu dihindari, sehingga pembaca dapat membuat surat lamaran yang memukau dan meningkatkan peluang diterima bekerja.

Pentingnya Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan: Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Di tengah gempuran teknologi digital, surat lamaran kerja tulis tangan masih memiliki tempat tersendiri. Meskipun terkesan tradisional, format ini menyimpan nilai yang tak tergantikan dalam proses rekrutmen. Mari kita telaah lebih dalam mengapa surat lamaran kerja tulis tangan tetap relevan dan bahkan menguntungkan bagi para pencari kerja.

Perbedaan Utama Surat Lamaran Tulis Tangan dan Ketik

Perbedaan mendasar antara surat lamaran kerja tulis tangan dan yang diketik terletak pada ekspresi personal dan perhatian terhadap detail. Surat tulis tangan menawarkan keunikan yang sulit ditiru oleh format digital. Perbedaan ini mencakup aspek-aspek berikut:

  • Personalisasi: Surat tulis tangan memungkinkan pelamar untuk menunjukkan kepribadian dan gaya komunikasi yang lebih personal. Ini berbeda dengan surat ketik yang cenderung lebih formal dan baku.
  • Kesan Pertama: Tulisan tangan memberikan kesan pertama yang lebih kuat, menunjukkan usaha dan dedikasi pelamar. Surat ketik, meskipun rapi, seringkali terasa kurang personal.
  • Kreativitas: Pelamar dapat menggunakan tata letak, pemilihan kertas, dan gaya tulisan tangan untuk menonjolkan kreativitas mereka. Hal ini sulit dilakukan pada surat ketik yang formatnya lebih terbatas.
  • Authenticity: Surat tulis tangan dianggap lebih otentik karena menunjukkan langsung kemampuan menulis dan kerapian pelamar. Hal ini sulit dipalsukan dibandingkan surat ketik yang mudah dimanipulasi.

Alasan Perusahaan Meminta Surat Tulis Tangan

Beberapa perusahaan masih meminta surat lamaran kerja tulis tangan karena beberapa alasan krusial. Permintaan ini seringkali didasarkan pada nilai-nilai yang ingin mereka temukan dalam calon karyawan. Beberapa alasan tersebut adalah:

  • Menilai Ketelitian: Surat tulis tangan memungkinkan perusahaan untuk menilai kemampuan pelamar dalam mengikuti instruksi dan memperhatikan detail. Kerapian tulisan tangan dapat menjadi indikator kualitas kerja.
  • Menunjukkan Komitmen: Permintaan surat tulis tangan menunjukkan bahwa pelamar bersedia meluangkan waktu dan usaha ekstra untuk melamar pekerjaan. Hal ini mencerminkan komitmen terhadap pekerjaan yang dilamar.
  • Mendeteksi Kejujuran: Tulisan tangan dapat memberikan petunjuk tentang kepribadian dan karakter pelamar. Perusahaan dapat menggunakan analisis tulisan tangan (graphology) untuk menilai aspek-aspek seperti kejujuran, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi.
  • Membedakan Pelamar: Di era digital, surat tulis tangan dapat membedakan pelamar dari kandidat lain. Ini memberikan kesempatan bagi pelamar untuk menonjol dan menarik perhatian perekrut.

Keuntungan Menggunakan Surat Lamaran Tulis Tangan

Bagi pelamar kerja, surat lamaran tulis tangan menawarkan sejumlah keuntungan signifikan. Keuntungan ini dapat meningkatkan peluang pelamar untuk diterima dalam proses seleksi. Keuntungan-keuntungan tersebut meliputi:

  • Meningkatkan Kesan Pertama: Surat tulis tangan memberikan kesan pertama yang positif, menunjukkan usaha dan dedikasi pelamar. Ini dapat membuat pelamar lebih menonjol di mata perekrut.
  • Menunjukkan Kepribadian: Pelamar dapat menggunakan gaya tulisan tangan untuk mengekspresikan kepribadian mereka. Hal ini membantu perekrut untuk memahami siapa pelamar sebenarnya.
  • Meningkatkan Ingatan: Surat tulis tangan cenderung lebih mudah diingat oleh perekrut dibandingkan surat ketik. Hal ini dapat meningkatkan peluang pelamar untuk dipanggil wawancara.
  • Menunjukkan Keterampilan: Surat tulis tangan menunjukkan kemampuan menulis, tata bahasa, dan kerapian pelamar. Keterampilan ini penting untuk berbagai pekerjaan.

Pekerjaan atau Industri yang Meminta Surat Tulis Tangan

Meskipun penggunaan surat lamaran kerja digital semakin umum, beberapa pekerjaan atau industri masih mempertahankan tradisi surat tulis tangan. Permintaan ini biasanya ditemukan dalam pekerjaan yang mengutamakan keterampilan menulis, perhatian terhadap detail, atau nilai-nilai tradisional. Berikut adalah beberapa contoh pekerjaan atau industri yang masih sering meminta surat lamaran kerja tulis tangan:

  • Posisi Administratif: Sekretaris, staf administrasi, dan asisten pribadi sering diminta untuk mengirimkan surat lamaran tulis tangan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengatur dan memperhatikan detail.
  • Bidang Kreatif: Penulis, desainer grafis, dan seniman mungkin diminta untuk mengirimkan surat tulis tangan untuk menunjukkan gaya pribadi dan kreativitas mereka.
  • Industri Hukum: Beberapa firma hukum masih meminta surat lamaran tulis tangan untuk menilai kemampuan menulis dan perhatian terhadap detail.
  • Pendidikan: Beberapa sekolah atau universitas mungkin meminta surat lamaran tulis tangan untuk menunjukkan komitmen dan perhatian terhadap detail.
  • Pekerjaan yang Berhubungan dengan Pelanggan: Beberapa perusahaan yang berfokus pada layanan pelanggan mungkin meminta surat lamaran tulis tangan untuk menunjukkan kemampuan komunikasi dan kepribadian pelamar.

Ilustrasi Deskriptif: Kesan Pertama Surat Lamaran Tulis Tangan yang Baik

Surat lamaran kerja tulis tangan yang baik meninggalkan kesan pertama yang kuat dan positif. Berikut adalah deskripsi yang menggambarkan kesan tersebut:

Bayangkan sebuah surat yang ditulis di atas kertas berkualitas tinggi, mungkin dengan sedikit tekstur yang terasa saat disentuh. Tulisan tangan rapi dan mudah dibaca, dengan huruf yang konsisten dalam ukuran dan kemiringan. Setiap kata terangkai dengan jelas, tanpa coretan atau kesalahan. Tata letak surat terstruktur dengan baik, dengan paragraf yang jelas dan spasi yang cukup. Gaya bahasa yang digunakan formal namun tetap menunjukkan kepribadian penulis.

Tanda tangan di bagian akhir terlihat elegan dan meyakinkan. Keseluruhan surat mencerminkan perhatian terhadap detail, komitmen, dan kepribadian yang kuat.

Elemen-elemen Penting dalam Surat Lamaran Tulis Tangan

Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Panduan Lengkap dan Efektif

Source: qilat.id

Surat lamaran kerja tulis tangan, meskipun terkesan tradisional, masih memiliki daya tarik tersendiri di mata beberapa perusahaan. Untuk menghasilkan surat lamaran yang efektif, pemahaman mendalam mengenai elemen-elemen krusial dan format yang tepat sangatlah penting. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan.

Bagian-Bagian Krusial dalam Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Surat lamaran kerja tulis tangan yang baik harus mencakup bagian-bagian penting yang terstruktur dengan rapi. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami oleh pembaca.

  • Kop Surat (Opsional): Jika ada, cantumkan nama, alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda.
  • Tanggal Penulisan: Letakkan tanggal penulisan surat di bagian atas, biasanya di sebelah kanan.
  • Tujuan Surat: Sertakan nama lengkap penerima (jika ada), jabatan, dan nama perusahaan yang dituju. Pastikan informasi ini akurat.
  • Salam Pembuka: Gunakan salam pembuka yang formal, seperti “Dengan hormat,”.
  • Paragraf Pembuka: Sampaikan tujuan Anda menulis surat, yaitu untuk melamar pekerjaan. Sebutkan posisi yang dilamar dan dari mana Anda mendapatkan informasi lowongan tersebut.
  • Isi Surat: Bagian ini berisi informasi tentang kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar. Jelaskan mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan apa yang bisa Anda kontribusikan.
  • Paragraf Penutup: Nyatakan harapan Anda untuk mendapatkan kesempatan wawancara dan berterima kasih atas waktu dan perhatian yang diberikan.
  • Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang formal, seperti “Hormat saya,” atau “Hormat kami,”.
  • Tanda Tangan: Bubuhkan tanda tangan asli Anda di atas nama lengkap yang ditulis dengan jelas.
  • Lampiran (Jika Ada): Sebutkan dokumen-dokumen yang dilampirkan, seperti CV, fotokopi ijazah, dan sertifikat pendukung lainnya.
Baca Juga:  Cara Membuat Daftar Pustaka dari Jurnal Panduan Lengkap dan Praktis

Format yang Tepat untuk Meningkatkan Kesan Profesional

Format yang baik sangat penting untuk meningkatkan kesan profesional surat lamaran tulis tangan. Pastikan surat Anda mudah dibaca dan rapi.

  • Kertas: Gunakan kertas berkualitas baik, seperti kertas HVS A4 putih polos.
  • Pena: Gunakan pena berwarna hitam atau biru tua. Hindari penggunaan pensil atau spidol.
  • Tata Letak: Atur tata letak surat dengan rapi. Gunakan margin yang cukup di setiap sisi (sekitar 2,5 cm).
  • Spasi: Gunakan spasi tunggal atau ganda untuk memudahkan pembacaan.
  • Kebersihan: Pastikan surat bebas dari coretan, tip-ex, atau noda lainnya. Jika ada kesalahan, tulis ulang surat tersebut.
  • Tulisan Tangan: Usahakan tulisan tangan yang rapi dan mudah dibaca. Hindari tulisan yang terlalu kecil atau terlalu besar.

Contoh Frasa Pembuka dan Penutup yang Efektif

Penggunaan frasa pembuka dan penutup yang tepat dapat memberikan kesan yang baik pada surat lamaran Anda.

  • Frasa Pembuka:
    • “Dengan hormat,”
    • “Sehubungan dengan informasi lowongan pekerjaan…”
    • “Berdasarkan informasi dari [sumber informasi]…”
  • Frasa Penutup:
    • “Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.”
    • “Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya.”
    • “Hormat saya,”

Penggunaan Bahasa yang Sopan dan Formal

Penggunaan bahasa yang sopan dan formal adalah kunci dalam surat lamaran kerja tulis tangan. Hal ini mencerminkan profesionalisme dan keseriusan Anda dalam melamar pekerjaan.

  • Pilihan Kata: Gunakan kosakata yang baku dan hindari penggunaan bahasa sehari-hari atau slang.
  • Tata Bahasa: Perhatikan tata bahasa yang benar, termasuk penggunaan tanda baca yang tepat.
  • Gaya Bahasa: Gunakan gaya bahasa yang lugas dan jelas. Hindari penggunaan kalimat yang bertele-tele.
  • Nada: Gunakan nada yang sopan dan hormat sepanjang surat.
  • Contoh Penggunaan:

    “Saya bermaksud mengajukan diri untuk mengisi posisi [nama posisi] di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.”

    “Dengan pengalaman yang saya miliki, saya yakin dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan.”

Perbandingan Struktur Surat Lamaran Tulis Tangan dengan Surat Lamaran Ketik

Berikut adalah perbandingan struktur surat lamaran tulis tangan dengan surat lamaran ketik.

Aspek Surat Lamaran Tulis Tangan Surat Lamaran Ketik
Format Ditulis tangan dengan pena. Diketik menggunakan komputer dan printer.
Kertas Kertas HVS A4 putih polos. Kertas HVS A4 putih polos.
Kesan Menunjukkan ketelitian, keseriusan, dan komitmen. Menunjukkan kerapian dan kemudahan dalam pengeditan.
Kelebihan Menonjolkan personalisasi dan perhatian terhadap detail. Lebih mudah dibaca dan direvisi.
Kekurangan Membutuhkan waktu lebih lama dan rentan terhadap kesalahan. Kurang menunjukkan personalisasi dan perhatian terhadap detail.
Tanda Tangan Tanda tangan asli. Tanda tangan asli atau tanda tangan digital (tergantung kebutuhan).

Tips Memilih Alat Tulis dan Kertas yang Tepat

Membuat surat lamaran kerja tulis tangan yang berkesan memerlukan lebih dari sekadar kemampuan menulis yang baik. Pemilihan alat tulis dan kertas yang tepat memainkan peran krusial dalam menciptakan kesan profesional dan rapi. Kualitas alat tulis dan kertas yang digunakan dapat mencerminkan perhatian pelamar terhadap detail dan keseriusan dalam melamar pekerjaan. Mari kita bahas bagaimana memilih alat tulis dan kertas yang tepat untuk memaksimalkan potensi surat lamaran Anda.

Jenis Pena yang Direkomendasikan

Pena yang dipilih untuk menulis surat lamaran tulis tangan harus mampu menghasilkan tulisan yang jelas, konsisten, dan mudah dibaca. Hindari penggunaan pensil karena tulisan pensil cenderung mudah pudar dan kurang profesional. Berikut adalah beberapa jenis pena yang direkomendasikan:

  • Pena Ballpoint: Pena ballpoint adalah pilihan yang populer karena mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan tinta cepat kering. Pilihlah pena ballpoint dengan ujung pena (nib) berukuran sedang (0.7mm atau 1.0mm) untuk menghasilkan tulisan yang jelas dan tidak terlalu tebal. Pastikan tinta yang digunakan berwarna hitam atau biru tua.
  • Pena Gel: Pena gel menawarkan pengalaman menulis yang lebih halus dibandingkan ballpoint. Tinta gel cenderung lebih pekat dan menghasilkan warna yang lebih intens. Pilihlah pena gel dengan tinta tahan air (waterproof) untuk menghindari noda jika terkena cairan.
  • Pena Fountain: Pena fountain memberikan kesan profesional dan elegan. Pena ini memerlukan sedikit latihan untuk menggunakannya dengan baik, tetapi hasil tulisannya sangat indah. Pastikan untuk menggunakan tinta berkualitas baik yang tidak mudah luntur atau bocor.

Pemilihan Kertas yang Tepat

Kertas yang digunakan untuk surat lamaran kerja tulis tangan harus memberikan kesan kualitas dan profesionalisme. Pemilihan kertas yang tepat dapat meningkatkan daya tarik visual surat lamaran Anda. Pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Berat Kertas: Pilihlah kertas dengan berat antara 80 gsm hingga 100 gsm. Kertas dengan berat ini memberikan kesan kokoh dan berkualitas. Hindari penggunaan kertas tipis yang mudah kusut atau tembus pandang.
  • Warna Kertas: Kertas berwarna putih bersih atau off-white (krem) adalah pilihan yang paling aman dan profesional. Hindari penggunaan kertas berwarna cerah atau mencolok karena dapat mengganggu pembaca.
  • Ukuran Kertas: Gunakan kertas berukuran A4 (210 x 297 mm), ukuran standar untuk surat lamaran kerja di Indonesia.
  • Tekstur Kertas: Kertas dengan tekstur halus memberikan kesan yang lebih baik dibandingkan kertas bertekstur kasar. Hindari penggunaan kertas daur ulang yang mungkin terlihat kurang rapi.

Menghindari Kesalahan Umum Saat Menulis dengan Pena

Menulis dengan pena memerlukan kehati-hatian untuk menghindari kesalahan yang dapat mengurangi kesan profesional. Beberapa tips untuk menghindari kesalahan umum meliputi:

  • Perencanaan: Sebelum mulai menulis, buatlah draf surat lamaran Anda terlebih dahulu. Ini akan membantu Anda merencanakan tata letak dan memastikan tidak ada kesalahan dalam konten.
  • Latihan: Jika Anda menggunakan pena fountain atau jenis pena lainnya yang memerlukan keahlian khusus, lakukan latihan menulis terlebih dahulu pada kertas bekas.
  • Perlahan dan Hati-hati: Tulis dengan perlahan dan hati-hati untuk menghindari coretan atau kesalahan.
  • Gunakan Korektor (Jika Diperlukan): Jika terjadi kesalahan kecil, gunakan correction pen atau correction tape dengan hati-hati. Pastikan koreksi dilakukan dengan rapi dan tidak terlalu mencolok.

Menjaga Kebersihan dan Kerapian Surat Lamaran

Kebersihan dan kerapian adalah kunci untuk menciptakan surat lamaran yang berkesan. Perhatikan hal-hal berikut:

  • Bersih Tangan: Pastikan tangan Anda bersih sebelum menulis untuk menghindari noda tinta pada kertas.
  • Meja yang Bersih: Gunakan meja yang bersih dan rata sebagai alas menulis.
  • Pencahayaan yang Cukup: Pastikan ada pencahayaan yang cukup agar Anda dapat melihat tulisan dengan jelas.
  • Simpan dengan Hati-hati: Setelah selesai menulis, simpan surat lamaran di tempat yang aman dan kering untuk menghindari kerusakan atau noda.

Contoh Rekomendasi Alat Tulis Berkualitas:

  • Pena: Pilot G2 (pena gel), Parker Jotter (pena ballpoint), Lamy Safari (pena fountain).
  • Kertas: Kertas HVS PaperOne 80 gsm atau kertas Conqueror 100 gsm (off-white).

Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Efektif

Surat lamaran kerja tulis tangan, meskipun terkesan klasik, masih memiliki tempat di dunia profesional. Keunggulannya terletak pada kemampuan untuk menampilkan kepribadian dan komitmen pelamar. Berikut adalah beberapa contoh dan panduan untuk membuat surat lamaran kerja tulis tangan yang efektif, disesuaikan dengan berbagai posisi dan kebutuhan.

Baca Juga:  Negara ASEAN Paling Utara Analisis Geografis, Iklim, dan Implikasi Strategisnya

Mari kita bedah bagaimana cara membuat surat lamaran kerja tulis tangan yang memukau.

Contoh Surat Lamaran untuk Berbagai Posisi

Berikut adalah beberapa contoh surat lamaran kerja tulis tangan yang bisa menjadi inspirasi, disesuaikan untuk beberapa posisi berbeda:

  • Contoh untuk Posisi Staff Administrasi:
  • Yth. Bapak/Ibu Personalia,
    Dengan hormat,
    Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari [sumber informasi], saya bermaksud mengajukan diri untuk mengisi posisi Staff Administrasi di perusahaan Bapak/Ibu. Saya memiliki pengalaman selama [jumlah tahun] tahun di bidang administrasi, dengan kemampuan mengelola data, surat-menyurat, dan arsip.

    Saya terbiasa menggunakan Microsoft Office dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Saya adalah pribadi yang teliti, bertanggung jawab, dan mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim. Besar harapan saya untuk dapat bergabung dan berkontribusi di perusahaan Bapak/Ibu. Atas perhatian dan waktu Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
    Hormat saya,
    [Nama Lengkap]

  • Contoh untuk Posisi Desainer Grafis:
  • Yth. Bapak/Ibu Pimpinan,
    Dengan hormat,
    Melalui surat ini, saya ingin mengajukan lamaran untuk posisi Desainer Grafis di perusahaan Bapak/Ibu. Saya memiliki pengalaman dalam merancang berbagai materi visual, mulai dari logo, brosur, hingga desain website. Saya menguasai berbagai software desain seperti Adobe Photoshop, Illustrator, dan InDesign.

    Portofolio saya dapat dilihat di [tautan portofolio]. Saya adalah seorang yang kreatif, inovatif, dan selalu berusaha memberikan hasil terbaik. Saya yakin dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan Bapak/Ibu. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
    Hormat saya,
    [Nama Lengkap]

  • Contoh untuk Posisi Akuntan:
  • Yth. Bapak/Ibu HRD,
    Dengan hormat,
    Sehubungan dengan informasi lowongan pekerjaan sebagai Akuntan yang saya peroleh dari [sumber informasi], saya ingin mengajukan diri untuk mengisi posisi tersebut. Saya memiliki latar belakang pendidikan di bidang akuntansi dan pengalaman bekerja selama [jumlah tahun] tahun di perusahaan [nama perusahaan].

    Saya menguasai prinsip-prinsip akuntansi, laporan keuangan, serta perpajakan. Saya memiliki kemampuan analisis yang baik, teliti, dan mampu bekerja di bawah tekanan. Saya berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan Bapak/Ibu. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.
    Hormat saya,
    [Nama Lengkap]

Menyesuaikan Surat Lamaran dengan Persyaratan Pekerjaan

Menyesuaikan surat lamaran kerja tulis tangan adalah kunci untuk meningkatkan peluang diterima. Berikut adalah beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

  1. Analisis Persyaratan: Bacalah dengan cermat persyaratan yang tertera pada lowongan pekerjaan. Identifikasi keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi yang dicari.
  2. Pilih Pengalaman yang Relevan: Soroti pengalaman dan keterampilan yang paling relevan dengan persyaratan pekerjaan. Sesuaikan deskripsi pengalaman Anda agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  3. Gunakan Kata Kunci: Gunakan kata kunci yang terdapat pada deskripsi pekerjaan dalam surat lamaran Anda. Hal ini akan membantu perekrut dengan cepat mengidentifikasi kesesuaian Anda dengan posisi yang ditawarkan.
  4. Sesuaikan Gaya Bahasa: Sesuaikan gaya bahasa Anda dengan budaya perusahaan. Jika perusahaan memiliki budaya yang formal, gunakan bahasa yang formal. Jika perusahaan memiliki budaya yang lebih santai, Anda bisa menyesuaikan gaya bahasa Anda.

Menonjolkan Pengalaman dan Keterampilan

Menonjolkan pengalaman dan keterampilan dalam surat lamaran kerja tulis tangan membutuhkan strategi yang tepat. Berikut adalah beberapa tips:

  • Sebutkan Pencapaian: Jangan hanya menyebutkan tugas dan tanggung jawab Anda. Sertakan pencapaian yang pernah Anda raih di pekerjaan sebelumnya. Gunakan angka dan data untuk memberikan bukti konkret.
  • Gunakan Contoh Nyata: Berikan contoh konkret dari pengalaman Anda yang relevan dengan posisi yang dilamar. Ceritakan bagaimana Anda menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan tertentu.
  • Fokus pada Keterampilan yang Relevan: Identifikasi keterampilan yang paling penting untuk posisi yang dilamar dan jelaskan bagaimana Anda telah menguasai keterampilan tersebut.
  • Jelaskan Kontribusi: Jelaskan bagaimana pengalaman dan keterampilan Anda dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan. Tunjukkan bahwa Anda memahami kebutuhan perusahaan dan bagaimana Anda dapat membantu mencapai tujuan mereka.

Menonjolkan Kepribadian dan Gaya Penulisan

Kepribadian dan gaya penulisan pribadi dapat memberikan nilai tambah pada surat lamaran kerja tulis tangan. Berikut adalah beberapa tips untuk menonjolkan hal tersebut:

  • Gunakan Bahasa yang Personal: Gunakan bahasa yang lebih personal dan menunjukkan kepribadian Anda. Hindari bahasa yang terlalu kaku dan formal.
  • Tunjukkan Antusiasme: Tunjukkan antusiasme Anda terhadap pekerjaan dan perusahaan. Gunakan kalimat yang positif dan membangkitkan semangat.
  • Jujur dan Autentik: Jadilah diri sendiri dan tulis dengan jujur. Jangan mencoba menjadi orang lain atau melebih-lebihkan kemampuan Anda.
  • Perhatikan Tata Bahasa dan Ejaan: Pastikan surat lamaran Anda bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang teliti dan peduli terhadap detail.

Contoh Kalimat untuk Menyampaikan Motivasi dan Minat

Motivasi dan minat yang kuat dapat membuat surat lamaran kerja tulis tangan Anda lebih menarik. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang bisa Anda gunakan:

  • “Saya sangat tertarik dengan posisi ini karena [alasan spesifik] dan saya yakin pengalaman saya di bidang [bidang] akan sangat bermanfaat bagi perusahaan Bapak/Ibu.”
  • “Saya termotivasi untuk bergabung dengan perusahaan Bapak/Ibu karena [alasan spesifik] dan saya percaya bahwa saya dapat berkontribusi dalam mencapai visi dan misi perusahaan.”
  • “Saya memiliki minat yang besar terhadap [bidang pekerjaan] dan saya selalu berusaha untuk mengembangkan keterampilan saya di bidang tersebut. Saya yakin saya dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan Bapak/Ibu.”
  • “Saya sangat antusias untuk bergabung dengan tim Bapak/Ibu dan saya berharap dapat berkontribusi dalam [tujuan perusahaan].”

Prosedur Menulis dan Mengirim Surat Lamaran Tulis Tangan

Setelah memahami pentingnya surat lamaran kerja tulis tangan, langkah selanjutnya adalah memahami prosedur yang tepat dalam pembuatannya. Proses ini melibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari penulisan hingga pengiriman, yang akan menentukan kesan pertama Anda kepada calon pemberi kerja.

Langkah-Langkah Menulis Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Proses penulisan surat lamaran kerja tulis tangan memerlukan perhatian terhadap detail dan kerapian. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Persiapan Awal: Siapkan alat tulis berkualitas baik, termasuk pena tinta hitam atau biru tua yang tidak luntur dan kertas HVS A4 polos. Pastikan area menulis bersih dan pencahayaan memadai.
  2. Penyusunan Draf: Buatlah draf surat lamaran di kertas lain terlebih dahulu. Susun kalimat dengan jelas, padat, dan sesuai dengan format yang telah ditentukan. Perhatikan penggunaan bahasa yang formal dan sopan.
  3. Penulisan Surat: Setelah draf selesai, mulailah menulis surat lamaran di kertas HVS. Tulis dengan rapi, hindari coretan, dan jaga jarak antar baris yang konsisten. Pastikan tulisan tangan mudah dibaca.
  4. Pengecekan Akhir: Setelah selesai menulis, periksa kembali seluruh isi surat. Pastikan tidak ada kesalahan ejaan, tata bahasa, atau informasi yang salah.

Memeriksa Ulang dan Mengoreksi Surat Lamaran

Pemeriksaan ulang adalah bagian krusial untuk memastikan surat lamaran Anda bebas dari kesalahan. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan pemeriksaan dan koreksi:

  • Baca Ulang dengan Teliti: Bacalah surat lamaran secara keseluruhan beberapa kali. Fokus pada setiap kata dan kalimat untuk memastikan tidak ada kesalahan.
  • Periksa Ejaan dan Tata Bahasa: Gunakan kamus atau spell checker untuk memeriksa ejaan. Perhatikan penggunaan tanda baca dan struktur kalimat.
  • Periksa Informasi: Pastikan semua informasi yang Anda cantumkan, seperti nama, alamat, dan nomor telepon, sudah benar.
  • Minta Pendapat Orang Lain: Mintalah teman atau keluarga untuk membaca surat lamaran Anda dan memberikan masukan. Pandangan orang lain dapat membantu menemukan kesalahan yang mungkin terlewatkan.
  • Koreksi dengan Hati-hati: Jika ada kesalahan, koreksi dengan rapi. Hindari mencoret terlalu banyak. Jika kesalahan terlalu banyak, sebaiknya tulis ulang surat lamaran.
Baca Juga:  Definisi Kerja Sama yang Mampu Membuka Pintu Keberhasilan Kamu!

Melipat Surat Lamaran dengan Benar

Cara melipat surat lamaran yang benar akan memberikan kesan profesional. Berikut adalah langkah-langkah melipat surat lamaran:

  1. Lipat Tiga: Lipat surat lamaran menjadi tiga bagian yang sama. Lipat bagian bawah ke atas, lalu lipat bagian atas ke bawah.
  2. Pastikan Kerapian: Pastikan lipatan rapi dan sejajar. Hindari lipatan yang miring atau tidak rata.
  3. Alternatif Lipatan: Pilihan lain adalah melipat surat menjadi dua bagian, dengan bagian yang berisi alamat penerima di bagian depan.

Metode Pengiriman Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan

Pengiriman surat lamaran kerja tulis tangan memerlukan perhatian khusus untuk memastikan surat sampai ke tujuan dengan baik. Metode pengiriman yang direkomendasikan adalah:

  • Pengiriman Langsung: Jika memungkinkan, kirimkan surat lamaran langsung ke kantor perusahaan. Ini akan memberikan kesan bahwa Anda sangat tertarik dengan posisi yang dilamar.
  • Pengiriman Melalui Pos: Jika pengiriman langsung tidak memungkinkan, kirimkan surat lamaran melalui pos. Pastikan menggunakan amplop yang sesuai dan beri label yang jelas.
  • Pengiriman dengan Kurir: Untuk pengiriman yang lebih cepat dan aman, Anda dapat menggunakan jasa kurir.

Menulis Alamat Surat dengan Benar

Penulisan alamat surat yang benar sangat penting agar surat lamaran Anda sampai ke tangan yang tepat. Berikut adalah panduan langkah demi langkah:

  1. Alamat Penerima: Tuliskan nama lengkap penerima (jika diketahui), jabatan, nama perusahaan, dan alamat lengkap perusahaan.
  2. Gunakan Gelar (Jika Ada): Jika penerima memiliki gelar (misalnya, Bapak/Ibu, Dr., Ir.), cantumkan gelar tersebut sebelum nama.
  3. Format Penulisan: Susun alamat dengan rapi dan mudah dibaca. Contoh:

    Yth. Bapak/Ibu [Nama Penerima]
    Jabatan [Jabatan Penerima]
    Nama Perusahaan
    Alamat Lengkap Perusahaan

  4. Alamat Pengirim: Tuliskan alamat pengirim di sudut kiri atas atau di bagian belakang amplop.
  5. Perhatikan Kode Pos: Pastikan untuk mencantumkan kode pos yang benar untuk mempercepat pengiriman.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Menulis surat lamaran kerja tulis tangan memang membutuhkan ketelitian ekstra. Beberapa kesalahan umum seringkali luput dari perhatian, namun dampaknya bisa sangat signifikan terhadap penilaian calon pelamar. Memahami dan menghindari kesalahan-kesalahan ini akan meningkatkan peluang surat lamaran Anda untuk diterima.

Berikut adalah beberapa kesalahan yang perlu dihindari:

Identifikasi Kesalahan Umum dalam Penulisan

Beberapa kesalahan umum yang seringkali terjadi dalam penulisan surat lamaran kerja tulis tangan meliputi kesalahan ejaan, tata bahasa yang buruk, format yang tidak rapi, dan penggunaan bahasa yang terlalu informal. Kesalahan-kesalahan ini dapat memberikan kesan bahwa pelamar kurang memperhatikan detail, kurang profesional, atau bahkan kurang serius dalam melamar pekerjaan.

  • Kesalahan Ejaan: Kesalahan ejaan, seperti salah ketik, penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, atau kesalahan dalam penulisan kata-kata asing, adalah kesalahan yang paling mudah dihindari.
  • Tata Bahasa yang Buruk: Kesalahan tata bahasa, seperti penggunaan kalimat yang tidak efektif, kesalahan dalam penggunaan tanda baca, atau penggunaan struktur kalimat yang ambigu, dapat membuat surat lamaran sulit dipahami.
  • Format yang Tidak Rapi: Format yang tidak rapi, seperti penggunaan margin yang tidak konsisten, jarak antar baris yang tidak sesuai, atau tulisan tangan yang sulit dibaca, dapat membuat surat lamaran terlihat kurang profesional.
  • Penggunaan Bahasa yang Informal: Penggunaan bahasa yang terlalu informal, seperti penggunaan singkatan, bahasa gaul, atau nada bicara yang santai, dapat memberikan kesan bahwa pelamar tidak serius.

Dampak Kesalahan Ejaan dan Tata Bahasa, Contoh surat lamaran kerja tulis tangan

Kesalahan ejaan dan tata bahasa dalam surat lamaran kerja tulis tangan dapat memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kesan pertama yang diterima oleh perekrut. Kesalahan-kesalahan ini dapat mengindikasikan kurangnya perhatian terhadap detail, kurangnya kemampuan komunikasi yang efektif, dan bahkan kurangnya tingkat pendidikan atau profesionalisme pelamar.

  • Penilaian Negatif: Perekrut cenderung menilai pelamar yang membuat kesalahan ejaan dan tata bahasa sebagai kurang kompeten atau kurang berkualitas.
  • Kesan Pertama yang Buruk: Surat lamaran yang penuh dengan kesalahan akan memberikan kesan pertama yang buruk, bahkan sebelum perekrut membaca isi surat lamaran secara keseluruhan.
  • Penolakan: Dalam beberapa kasus, kesalahan ejaan dan tata bahasa yang parah dapat menjadi alasan bagi perekrut untuk langsung menolak lamaran.

Contoh Kesalahan Format dan Cara Menghindarinya

Kesalahan format dalam surat lamaran kerja tulis tangan dapat mengurangi profesionalisme dan mempersulit perekrut untuk membaca dan memahami informasi yang disajikan. Berikut adalah beberapa contoh kesalahan format yang sering terjadi dan cara menghindarinya:

  • Margin yang Tidak Konsisten: Menggunakan margin yang berbeda-beda pada setiap halaman atau paragraf dapat membuat surat lamaran terlihat tidak rapi.
  • Jarak Antar Baris yang Tidak Sesuai: Menggunakan jarak antar baris yang terlalu rapat atau terlalu lebar dapat mempersulit pembacaan.
  • Tulisan Tangan yang Sulit Dibaca: Tulisan tangan yang tidak rapi atau sulit dibaca dapat membuat perekrut kesulitan memahami isi surat lamaran.

Cara Menghindari Kesalahan Format:

  • Gunakan margin yang konsisten pada semua sisi halaman (misalnya, 1 inci).
  • Gunakan jarak antar baris 1,15 atau 1,5.
  • Pastikan tulisan tangan rapi dan mudah dibaca.
  • Gunakan kertas berkualitas baik dan tinta yang tidak luntur.

Menghindari Bahasa yang Terlalu Informal

Penggunaan bahasa yang terlalu informal dalam surat lamaran kerja tulis tangan dapat memberikan kesan bahwa pelamar kurang profesional dan kurang serius dalam melamar pekerjaan. Hindari penggunaan singkatan, bahasa gaul, dan nada bicara yang santai. Gunakan bahasa yang formal, sopan, dan sesuai dengan konteks profesional.

  • Hindari Singkatan: Jangan gunakan singkatan seperti “dll.”, “dsb.”, atau singkatan lainnya yang tidak umum.
  • Hindari Bahasa Gaul: Jangan gunakan bahasa gaul atau bahasa sehari-hari yang tidak sesuai dengan konteks profesional.
  • Gunakan Bahasa yang Sopan: Gunakan bahasa yang sopan dan hormat dalam menyampaikan informasi.
  • Perhatikan Nada Bicara: Hindari nada bicara yang terlalu santai atau akrab.

Daftar Periksa (Checklist) Surat Lamaran

Gunakan daftar periksa berikut untuk memastikan surat lamaran kerja tulis tangan Anda bebas dari kesalahan:

  1. Ejaan dan Tata Bahasa: Periksa kembali ejaan dan tata bahasa secara menyeluruh. Gunakan kamus atau alat pemeriksa ejaan jika diperlukan.
  2. Format: Pastikan format surat lamaran rapi, konsisten, dan mudah dibaca. Perhatikan margin, jarak antar baris, dan tulisan tangan.
  3. Bahasa: Pastikan bahasa yang digunakan formal, sopan, dan sesuai dengan konteks profesional. Hindari penggunaan singkatan, bahasa gaul, dan nada bicara yang santai.
  4. Informasi: Pastikan semua informasi yang disajikan akurat dan relevan dengan posisi yang dilamar.
  5. Kerapian: Pastikan surat lamaran bersih, rapi, dan tidak ada coretan atau kesalahan yang diperbaiki.

Terakhir

Membuat contoh surat lamaran kerja tulis tangan yang baik membutuhkan perhatian terhadap detail, mulai dari pemilihan alat tulis hingga penyusunan kalimat. Dengan mengikuti panduan yang telah disajikan, diharapkan dapat menghasilkan surat lamaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerminkan kepribadian dan profesionalisme. Jangan ragu untuk berkreasi dan menyesuaikan surat lamaran dengan karakter pribadi agar lebih menonjol di mata rekruter.