Begini Cara Menghitung Suku Bunga Deposito

Infoyunik.com – Saat ini kamu pasti memerlukan berbagai pertimbangan dan perencanaan yang sangat matang untuk dapat mengelola keuangan dengan baik. Cara menghitung suku bunga deposito. Selain mengalokasikan dana yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Kamu juga perlu menyiasati dana tersebut dari inflasi yang selalu terjadi setiap tahun. Apabila kamu hanya mengandalkan tabungan saja, suku bunga yang dihasilkan belum mampu menyiasati nilai inflasi yang harus dihadapi.

Terdapat banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan berinvestasi. Saat ini sudah sangat beragam instrumen investasi yang bisa kamu pilih.

Deposito merupakan salah satu instrumen investasi yang populer karena beragam keuntungan yang ditawarkan dibandingkan dengan tabungan yang biasa.

Keuntungan yang ditawarkan dari deposito adalah suka bunga relatif tinggi bila dibandingkan dengan tabungan biasa. Dibandingkan instrumen investasi saham, deposito yang memiliki risiko yang minim.

Sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi menggunakan deposito, sebaiknya kamu mengetahui serta memahami terlebih dahulu segala informasi seputar deposito. Untuk itu kamu bisa simak artikelnya dibawah ini.

Apa itu Suku Bunga

Dalam layanan perbankan, istilah suku bunga ini pasti sering kamu dengar. Biasanya suku bunga ini berupa persentase dan nilainnya sering berubah-ubah.

Sifat suku bunga yang berfluktuasi dari waktu ke waktu ini dipengaruhi oleh situasi ekonomi, politik dan keamanan suatu wilayah.

Menurut pengertian otoritas jasa keuangan (OJK) suku bunga adalah balasjasa yang diberikan bank kepada nasabah (Yang memiliki simpanan di bank) Ataupun diberikan nasabah kepada bank (Yang menerima pinjaman dari bank).

Sebelum kamu untuk menyetujui untuk memberi pinjaman kepada nasabah, bank biasanya akan mempertimbangkan, menganalisis, bahkan menyelidiki beberapa hal

Sebelum menyetujui untuk memberi pinjaman kepada nasabah, bank biasanya akan mempertimbangkan, menganalisis, bahkan menyelidiki beberapa hal.

Di antaranya adalah bagaimana persentase tingkat hutang jika dibandingkan dengan pendapatan, masalah finansial di masa lalu, dan sejarah kredit nasabah.

Jika pada akhirnya bank setuju untuk memberikan pinjaman, maka bank akan menerapkan suku bunga kepada nasabah.

Tujuannya adalah agar bank sebagai pemberi pinjaman merasa aman telah meminjamkan uang. Dalam nilai suku bunga pinjaman yang dibebankan kepada nasabah, tersimpan biaya peluang dan biaya risiko yang bisa saja ditimbulkan di masa depan.

Jenis Suku Bunga dan Contohnya

Apakah kamu sudah tahu jenis suku bunga dan contohnya. Ini akan membantu kamu dalam menentukan atau memilih produk keuangan. Dalam industri perbankan, suku bunga ini dibagi menjadi 5 jenis, antara lain yakni:

1. Tetap (Fixed Interest Rate)

Seperti namanya yakni nilai suku bunga tetap tidak akan berubah selama jangka waktu kredit atau sampai jatuh tempo.

Suku bunga ini tetap banyak digunakan pada produk kredit pemilikan rumah (KPR) Untuk rumah bersubsidi. Suku bunga tetap juga sering kali digunakan untuk produk kredit kendaraan bermotor.

2. Mengambang (Floating Interest Rate)

Ini kebalikan yang pertama, suku bunga ini mengambang biasanya berubah berdasarkan suku bungan acuan. Artinya jika suku bunga di pasaran naik, maka suku bungannya juga akan ikut naik.

Misalnya dalam sebuah produk KPR, bank memberikan atau memberlakukan suku bunga tetap untuk dua tahun pertama. Tetapi di tahun ketiga, nilai suku bunga akan menggunakan suku bunga mengambang.

3.Flat (Flat Interest Rate)

Perhitungan suku bunga flat menggunakan jumlah pokok pinjaman di awal untuk setiap periode cicilan. Perhitungannya sangat sederhana. Tetapi suku bunga flat digunakan untuk kredit jangka pendek, seperti kredit tanpa agunan (KTA)

4. Efektif (Effective Interest Rate)

Tingkat bunga efektif dihitung dengan menggunakan sisa utang nasabah. Akibatnya, jumlah pembayaran yang jatuh tempo setiap bulannya akan bervariasi. Karena bunga simpanan berkurang sedangkan pembayaran angsuran tetap konstan.

Penggunaan suku bunga efektif dipandang lebih adil bagi konsumen. Karena semakin rendah pokok pinjaman, maka semakin rendah pula jumlah bunga yang harus dibayarkan.

5. Anuitas (Annuity Interest Rate)

Bagian bunga yang harus dibayarkan pada jangka waktu pertama cukup signifikan dalam perhitungan suku bunga anuitas, sedangkan porsi pembayaran pokoknya relatif kecil.

Namun, seiring dengan semakin dekatnya jangka waktu kredit atau tanggal jatuh tempo, situasinya akan berbalik. Pinjaman jangka panjang, seperti hipotek atau kredit investasi, sering kali tunduk pada struktur bunga anuitas.

Besaran Suku Bunga Deposito

Besaran Suku Bunga Deposito

Deposito biasanya akan menawarkan bunga yang lebih tinggi atau kompetitif dibandingkan dengan suku bunga pada tabungan.

Besar kecilnya suku bunga deposito berbanding lurus dengan dana yang kamu simpan. Jadi semakin besar dana deposito, semakin besar pula bunga yang akan kamu dapat.

Cara Menghitung Suku Bunga Deposito

Besaran suku bunga deposito yang diberikan tergantung dari kebijakan masing-masing bank. Meski begitu, instrumen yang satu ini sangat cukup menjanjikan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung suku bunga deposito agar dapat menemukan strategi investasi yang sangat tepat.

Baca Juga:  Berikut Cara Mengganti Nomor Dana yang Hilang Dengan Mudah

Perhitungan suku bunga deposito berdasarkan pada dua situasi, yakni pendapatan perjatuh tempo dan pendapatan perbulan. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya mengenai cara menghitung suku bunga deposito:

1. Berdasarkan Jumlah Pendapatan Per Jatuh Tempo

Metode ini akan dilakukan dengan cara menghitung total pendapatan yang kamu dapatkan tiap jatuh tempo. Cara menghitung bunga deposito yang satu ini akan membantu kamu mengetahui kisaran profit keseluruhan. Berikut ini adalah rumus perhitungannya:

  • Bunga deposito = Deposito + Bunga (Keuntungan dari bunga deposito – Total pajak deposito)
  • kamu dapat menggunakan rumus di bawah ini untuk menghitung keuntungan dari bunga deposito dan jumlah pajaknya.
  • Keuntungan Bunga Deposito = (Deposito x suku bunga x jumlah tenor):365 hari
  • Sedangkan besarnya pajak dihitung dengan menggunakan rumus di bawah ini.
  • Jumlah pajak deposito = Keuntungan bunga deposito x tarif pajak

Contoh Cara Menghitung Bunga Deposito per Jatuh Tempo

Teknik kedua untuk menghitung bunga deposito adalah dengan menggunakan keuntungan bunga bulanan. Pendekatan ini dapat digunakan untuk menghitung bunga deposito bulanan. Rumus penghitungannya ditunjukkan di bawah ini.

Total bunga = 365 hari (Deposito x Suku bunga x 80% x 30 hari).

Nilai 80% dalam metode ini dihitung dengan cara mengurangkan persentase pendapatan dengan persentase pajak yang harus dibayar, yaitu 100% – 20%.

Contoh Cara Menghitung Bunga Deposito Bulanan

Kamu ingin mengetahui pendapatan bunga bulanan dari deposito Rp50 juta. Jika kamu memiliki deposito 5 bulan dengan suku bunga 6% dan potongan pajak 20%, kamu dapat menghitung bunga deposito kamu sebagai berikut:

  • Total bunga
  • = 365 (Deposito x suku bunga x 80% x 30 hari)
  • 365 (Rp50 juta x 6% x 80% x 30)
  • = Rp 197 ribu

2. di Bawah Rp7,5 Juta

Apabila deposito kamu kurang dari Rp. 7,5 Juta, perhitungannya akan lebih sederhana, yaitu menggunakan rumus sebagai berikut ini:

  • Bunga deposit = Total uang simpanan x bunga tahunan x tenor.

Contoh cara menghitung bunga deposito kurang dari Rp7,5 juta

Kamu memiliki deposito sebesar Rp. 5Juta selama 8 bulan, dengan bunga pertahun sebesar 6%. Maka bunga deposito yang kamu dapatkan adalah:

  • Bunga deposito
  • = Simpanan x bunga tiap tahun x jangka waktu.
  • = Rp. 5juta x 6% x 8
  • = Rp. 2.4 juta.

Tips Investasi Deposito di Bank

Meskipun investasi deposito tergolong aman karena memiliki resiko yang minim, kamu tetap harus berhati-hati ketika memilih tempat berinvestasi. Berikut ini beberapa tips investasi deposito di bank.

1. Pastikan Bank Sudah Terdaftar di OJK

Bank yang terdaftar adalah bank yang legitimasinya telah ditetapkan oleh hukum. Akibatnya, kamu tidak perlu khawatir tentang penipuan karena kinerja bank diawasi oleh OJK.

2. Perhatikan Reputasi Bank

LPS menjamin suku bunga maksimum hanya 6,5%. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap penawaran dengan suku bunga yang sangat rendah. Sebagai langkah antisipasi, pilihlah bank dengan reputasi yang kuat dan jumlah nasabah yang banyak.

3. Cari Bank yang Memberikan Pilihan Jangka Waktu Beragam

Sebelum melakukan investasi, kamu juga harus mempertimbangkan jangka waktu terkait dengan kebutuhan dan situasi keuangan kamu. Sebagai hasilnya, pilihlah bank yang menawarkan pilihan periode.

4. Hitung Bunga Deposito secara Rutin

Kamu harus menghitung bunga deposito dengan menggunakan pendekatan yang dijelaskan di atas setidaknya sebulan sekali. Kamu dapat membuat rencana investasi untuk meminimalkan kerugian dengan memprediksi jumlah bunga.

5. Bandingkan Suku Bunga Tiap Bank

Kamu juga harus memahami cara menghitung bunga deposito dan tingkat suku bunga masing-masing bank. Kemudian, masukkan suku bunga tersebut ke dalam persamaan untuk menentukan bank yang paling menguntungkan.

Faktor yang Mempengaruhi Suku Bunga

Faktor yang Mempengaruhi Suku Bunga

Berikut ini beberapa faktor yang turut mempengaruhi nilai penetapan bunga yang perlu kamu ketahui antara lain:

  • Jika permintaan pinjaman kuat, bank akan menginginkan modal tambahan.
  • Bank berusaha keras untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan.
  • Kebijakan pemerintah tingkat bunga maksimum tidak boleh melebihi batas pemerintah.
  • Kualitas agunan Semakin rendah tingkat bunga, semakin mudah untuk menariknya.
  • Jangka waktu pinjaman atau tabungan Semakin besar suku bunga, semakin lama kamu menabung.
  • Jenis produk yang kamu pilih. Kredit kendaraan dan kredit perumahan, misalnya, memiliki suku bunga yang berbeda.
  • Reputasi peminjam atau perusahaan. Suku bunga bank ditentukan oleh reputasi peminjam.
  • Persaingan yang kuat di antara bank.

Cara Suku Bunga Bekerja

Bagaimana cara suku bunga bekerja? Secara garis besar, besaran nilai bunga yang ditetapkan oleh pihak bank sebagai pemberi pinjaman tergantung pada faktor-faktor berikut ini:

1. Besarnya Jumlah Uang yang Dipinjam

Semakin banyak jumlah yang dipinjam, semakin tinggi tingkat bunganya. Karena suku bunga dihitung sebagai persentase dari jumlah pinjaman, maka demikianlah yang terjadi.

2. Durasi atau Lamanya Pinjaman

Jumlah pinjaman akan meningkat seiring dengan lamanya jangka waktu pembayaran kembali. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa semakin lama kamu meminjam, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan bunga.

Baca Juga:  Cara Cek Tagihan Listrik Pasca Bayar Secara Mudah

Tentu saja, jika kamu hanya meminjam selama beberapa bulan, tingkat bunga akan lebih rendah daripada jika kamu meminjam selama beberapa tahun. Akibatnya, suku bunga 3% yang dihitung setiap bulan akan berbeda dari suku bunga 3% yang dihitung setiap tahun.

3. Suku Bunga yang Ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI Rate)

BI Rate memiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat suku bunga yang dikenakan oleh bank atau bisnis pembiayaan untuk kredit atau layanan pinjaman (leasing).

BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia melalui prosedur Rapat Dewan Gubernur. Karena dipandang sebagai acuan, BI Rate juga dianggap sebagai kebijakan moneter Bank Indonesia.

Tanya Jawab

Berikut ini adalah tanya jawab seputar cara menghitung suku bunga deposito, yakni:

Apakah Suku Bunga Deposito itu Diberikan per bulan?

Nasabah dapat memilih antara jangka waktu tiga, enam, atau dua belas bulan untuk deposito dana mereka, yang disertai dengan sertifikat. Pembayaran bunga di muka dapat dibayarkan setiap bulan atau pada saat jatuh tempo.

Suku Bunga Deposito Tertinggi di Bank Apa?

Maspion Bank Indonesia Bank Maspion memiliki salah satu suku bunga deposito bank 1 bulan tertinggi, dengan suku bunga maksimum 4,75% dan suku bunga terendah 3,25%. Untuk periode waktu ini, rata-rata suku bunga deposito adalah 4,00%.

Mengapa suku bunga deposito turun?

Pendanaan diperlukan. Demikian pula, jika bank memiliki uang tunai ekstra dan sejumlah besar deposito tetapi sedikit pengajuan pinjaman, bank akan memangkas suku bunga deposito, yang dapat mengurangi minat konsumen untuk menabung.

BACA JUGA:

Cara Menghitung Bunga di Bank Simpanan Secara Lengkap
Cara Transfer Melalui M Banking Bca Secara Mudah
Begini Cara Cek Transaksi E Money Secara Mudah

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa cara menghitung suku bunga deposito ini bisa kamu pahami . Dengan adanya mengetahui rumus dan perhitungannya, maka kamu bisa lebih mudah dalam mempertimbangkan segala sesuatu.

Kamu juga bisa membaca beberapa artikel lainnya pada web kita, ada banyak kategori bacaan seperti Daftar Harga, Review, Info Unik, Tips, Teknologi, dll, yuk kunjungi website InfoYunik dan temukan informasi yang kamu butuhkan.